Detik ke menit, menit ke jam, jam ke hari, hari ke bulan dan bulan ke tahun. Iyaaa selama ini aku masih berdiri ditempat yang sama menikmati semua kegiatan, aktivitas, kesibukan duniawi yang sekarang sudah membawa ku di posisi semester akhir ku yaitu penghujung ku merasakan keriwehan strata 1 ku di jurusan yang sedang ku geluti yaitu Farmasi. Kesibukan ku dalam menyusun tugas akhir yang hingga bulan ini saja aku masih belum seminar proposal, jika dibandingkan dengan teman teman ku yang sudah melaksanakan penelitian dan mendekati sidang akhir. Aku sangat jauh dari proses mereka, jauh tertinggal. Tapi tidak apa, ini proses ku dan itu adalah proses mereka. Tapi aku juga tidak bisa memungkiri bila aku pasti ingin seperti mereka. Merasakan hal yang sama, sudah ku berusaha yang aku bisa mengejar ketertinggalan ku tapi mungkin memang ini sudah jalan ku. Berusaha berdamai dengan keadaan, selalu berpikir mungkin doa ku yang kurang, usaha ku yang belum baik. Berusaha untuk tidak menyalahkan siapapun dalam keadaan seperti ini karena memang tidak ada yang salah. Apalagi diri sendiri tentunya tidak pernah salah. Karena diri ini kuat bertahan sampai pada posisi ini melewati hari hari yang berat saja itu sangat luar biasa. Teman-teman dari Sekolah Menengah Kejuruan ku yang banyak menempuh strata 1 dengan jurusan yang sama dengan ku sudah sangat banyak sekali yang sudah menyelesaikan perkuliahan mereka. Memang mereka berbeda kampus dengan ku, tapi rasa ingin seperti mereka pasti tetap ku rasakan saat aku membuka sosial media ku. Aku ingin merasakan hal yang sama saat orang tua ku bangga atas apa yang sudah aku peroleh. Melihat orangtua ku senang karena putri sulung mereka berhasil menyelesaikan perkuliahannya dengan usaha yang mereka lakukan setiap hari tanpa lelah berusaha agar anak-anaknya mendapatkan hal yang mereka tidak dapatkan dulu. Orang tua yang selalu memberikan keadaan yang layak dan terbaik untuk anaknya. Ya Allah rasanya sesak bilang mengingat semua perjuangan orang tua yang mengantarkan ku hingga aku bisa berkuliah sama dengan teman-teman ku. Walau mulanya aku tidak mengkehendaki posisi ini karena aku ingin merasakan kerasnya bekerja tetapi kedua orang tua ku tidak mengkehendaki hal tersebut. Mungkin mereka tidak ingin putri mereka merasakan kejamnya dunia bila kamu tidak menjadi siapa-siapa, diremehkan bila kita tidak bergelar. Bapak Ibu dan adik-adikku terimakasih atas support dan doa yang tidak pernah terputus hingga detik ini. Terimakasih ya Allah, aku bersyukur memiliki mereka dalam hidupku. Bila aku tidak bisa menjadi versi terbaik untuk diri ku sendiri, semoga aku bisa jadi anak yang baik untuk kedua orang tua ku dan menjadi kaka yang baik untuk kedua adikku. Adik-adik ku walau kita sangat sering bertengkar bahkan sampai bikin ibu nangis karena bingung gimana caranya membuat akur anak-anaknya, membuat bapak turun tangan saat kita bertengkar padahal yang dipermasalahkan bukan hal yang besar. Mungkin ego kita saja yang besar dan aku sebagai kaka yang tidak mau kalah. Mungkin yang ada dibenak kalian aku adalah kakak yang kerjaannya hanya marah, cari masalah, ngaduan dan mungkin masih banyak lagi. Tapi percayalah setiap malam ku aku selalu memikirkan kalian di usia kalian yang sudah beranjak remaja saat ini adalah kondisi yang berat dengan pengaruh dunia yang super besar, semoga Allah selalu lindungi kalian. Doakan kaka mu bisa membahagiakan ibu bapak dan juga kalian. Semoga aku adalah kakak yang dapat kalian banggakan kelak.
No comments:
Post a Comment