Kalud mungkin itu satu kata yang menggambarkan aku saat ini, bingung ingin bercerita kepada siapa dan ingin didengar oleh siapa. Seperti berjalan tapi tidak tau arah tujuan, Mungkin memang hidup seorang Ike Laili Agustin Umaroh tidak pernah lepas dari namanya "mengeluh", seakan mengeluh adalah lagu wajib yang sehari-hari ku ucapkan. Entahlah orang sekitarku bosan atau tidak mendengarnya. Aku berharapnya tidak π. Disaat semua hal memenuhi isi kepala. Kadang bersikap bodo amat tapi aku juga tidak bisa berbohong bahwa aku ingin. Iyaa setelah tahun kemarin kalud dengan perihal skripsi, diawal tahun sudah dibuat kalud oleh profesi. Rasanya baru saja 2 bulan setengah menjalani hidup dengan tenang tanpa deadline tugas, toksiknya pertemanan kuliah, tekanan dalam perkuliahan lah intinya. dan bener bener merasakan yang namanya i feel free, tapi balik lagi diposisi ini juga merasa seperti belum menemukan tujuan yang sebenarnya dicari itu apa. Melihat progres teman-teman yang sudah jauh didepan dalam mempersiapkan untuk memasuki babak apoteker itu rasanya seperti tidak tau apa apa, tidak punya apa apa, selama ini dapat apa. Ya Allah aku π₯². Keinginan ku bener bener so simple tapi mungkin prosesnya yang akan panjang. Mau aku nantinya Allah rezekikan di dunia kefarmasian atau tidak. Tolong ya Allah Kabulkan lah doa ku yang selalu aku ucapkan yaitu "panjangkan umur kedua orang tua ku izinkan mereka melihat kesuksesan ku kelak".
Blog Ike Laili Agustin Umaroh
Thursday, January 6, 2022
Sunday, June 20, 2021
:)
Tuesday, August 11, 2020
MAHASISWA UMM BEKERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS MARTAPURA 2 GUNA MEMUTUSKAN RANTAI COVID-19 DALAM ERA NEW NORMAL
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 40 gelombang 6 yang beranggotakan Ike, Algi, Adibah, Cholis dan Putri mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan dan pemutusan rantai Covid-19 dalam era adaptasi kebiasaan baru atau yang lebih dikenal dengan istilah new normal. Dalam menjalankan programnya, kelima mahasiswa tersebut bekerja sama dengan UPT Puskesmas Martapura 2 yang terletak di Jalan Pangeran Abdurrahman, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalimatan Selatan.
Salah
seorang mahasiswa, Nur Adibah selaku anggota kelompok 40 mengatakan, mereka
memillih bekerja sama dengan UPT Puskesmas Martapura 2 dalam menjalankan
program PMM ini agar sasaran sosialisasi mereka lebih efektif dan tepat sasaran,
terlebih lagi lokasi UPT Puskesmas Martapura 2 berada dekat dengan pemukiman
penduduk dan pasar tradisional.
Dalam kegiatan yang berlangsung dari
10 Agustus 2020 hingga 8 September 2020, PMM kelompok 40 tidak hanya memberikan
sosialisasi mengenai adaptasi kebiasaan baru, namun juga edukasi kepada masyarakat
bahwa positif Covid-19 bukanlah aib. Selain itu, kegiatan sosialisasi tersebut
juga disertai dengan repackaging sabun cuci tangan, handsanitizer, masker dan vitamin c yang kemudian dibagikan kepada
masyarakat sekitar.
“Sosialisasi
ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang bagaimana beradaptasi
dengan kebiasaan baru. Selain itu, diharapkan masyarakat juga memahami bahwa
positif Covid-19 bukanlah aib, kita tahu bahwa banyak masyarakat sering
kali takut untuk memeriksakan diri
dikarenakan menganggap Covid-19 adalah sebuah aib, padahal Covid-19 ini
bukanlah sesuatu penyakit yang memalukan, seseorang dapat tertular Covid-19
dimana saja.” tutur Ike Laili selaku koordinator kelompok 40.
PMM sendiri merupakan kegiatan
pengganti Kuliah Kerja Nyata yang seharusnya dilaksanakan bulan Juli hingga Agustus
2020, namun menjadi terhalang dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Dalam
pelaksanaan kegiatan ini, Kelompok 40 juga diawasi dan dibimbing langsung oleh
Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yaitu Livia Windiana, SP., M.Agr, yang
merupakan dosen di Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) prodi Agribisnis
Universitas Muhammadiyah Malang.
Sunday, May 12, 2019
Seputar Farmasi sekala anak SMK
memasuki masa MOS itu yang pernah aku rasain dan memang ini sudah tercium bau-bau Farmasi yang terkenal dengan banyak hapalan dan bau tanaman obat kali ya, tapi bukan tukang kebun. ya gimana nggak.. saat MOS disuguhin sama yang namanya hapalan obat yaitu Rhizoma dan teman-temannya. jadi buat kalian yang nggak ngerti apa sih Rhizoma itu seperti akar tinggal atau tumbuhan yang menjalar di bawah tanah semacam jahe, kencur, kunyik dkk. Jadi dari MOS sudah dibiasakan untuk menghapal saat memasuki sekolah semester 1 kelas X itu kita melai belajar mengenai sedian-sediaan obat ya seperti puyer, sirup, kapsul dan salep dan belajar sinonim obat yang ada dipasaran ya contoh kecil nya paracetamol itu sinonimnya acetaminophenum. Mungkin basic nya masih belajar dasar sekali mengenai Farmasi. tapi tenang selama 3 tahun sekolah tidak hanya belajar mengenai seputaran Farmasi tetap ada matpel umumnya jadi don't worry. Memasuki semester 2 sebenarnya masih ada sangkut pautnya dengan semester awal tapi sudah belajar mengenai khasiat obat jadi seperti yang kita ketahui bersama paracetamol itu khasiatnya pereda nyeri dan pereda demam tapi bahasa anak farmasi nya itu adalah analgesik dan antipiretik, dan sudah mulai belajar mengenai terjadi terjadinya sebuah penyakit contohnya hipertensi dan lain-lain. sebenarnya itu materinya dari kelas X-XII itu sebenarnya menjalar kaya ubi jdi saling bersangkut paut dan yang mesti kalian tau juga kalo untuk disekolah ku sih dari kelas semstr awal smapai semester akhir itu ada praktikum ilmu resep jadi materi yang kita pelajari di teorinya seperti membuat puyer dan lain-lain itu kita praktikum kan. Resep puyer pertama kali yang didapat pada zaman itu adalah asetosal dan saccharum lactis jadi asetosal berkhasiat analgesik dan antipiretik dan bersinonim aspirin dan acidum acetylsalicylicum ( kalo typo maafkan ) jadi bener bener dari yang dasar sampai akhirnya bkin emulsi dan suppositoria. memasuki kelas XI itu kita mulai menganalisa mengenai pengobatan dan terjun ke lapangan yaitu ke Rumah sakit dan apotek disini akan banyak hal yang akan kita dapatkan karena kita akan tau indikasi banyak obat dan karakter banyak pasien diluaran sana yang mungkin sebelmnya belum kita bayangkan. Dikelas XII kita sudah lebih banyak dilatih skill dan juga fokus untuk Ujian kompetensi dan juga kesiapan untuk menghadapi UNBK yang meharuskan kalian berangkat sunrise pulang sunset. bawa bekal smpe 2 kotak dan minum ampe 2 liter (ini berlaku untuk ku saja mungkin) dan disni bener bener belajar banyak salah satunya kerjasama, mempererat kekeluargaan bareng temen, susah seneng bareng. pokoknya makan manis asinnya duduk dibangku SMK deh yang bener bener masih terukir jelas dalam benak ini. π€π€π€
Saturday, October 13, 2018
Our trip to Jogja Istimewa 2
Jadi ditanggal 14 Juli tujuan kami yang terakhir yaitu taman sari.
Kemudia saat malam hari nya melepas penat kami mengisi perut yang kosong dengan makan
Setelah itu kami balik ke guest house untuk istirahat atas perjalanan keras yang kami lakukan seharian dan menyiapkan fisik untuk hari esok.
Keesokan harinya kami mengawali rute ke Candi boro
Saturday, September 1, 2018
Our Trip To Jogja Istimewa 1
Friday, August 24, 2018
Biografi π
Farmasi ππ
Jdi begini teman teman sekalian. Aku menggeluti dunia Farmasi itu sejak SMK. Yapss aku dulu SMF. Jdi awal mulanya aku lulus SMP pda saat itu aku bingung bin pusing mau nerusin kemana ya kalian tau sendiri lah anak SMP labil. Nggak bisa nentukan pilihan. Saat itu aku memang nggak berminat untuk SMA krn udah mumet sama yg namanya IPA&IPS krna aku mikirnya kalo ngambil SMK kita bakal fokus ama mapel itu doang tanpa ada yg namanya mapel lain ( mohon maklum zaman dlu nggak paham kan ya masih ) jadi berpikiran bhwa SMK enak krna bakal belajar mapel jurusan aja dan saat itu ada temen yang sudah masuk Farmasi dan sebenernya aku udah lihat tiap minggu dia hapalan dia jarang holiday krna wktu libur diisi sama jurnal dan hapalan gitu guyss. Nah cerdas nya aku udah tau susah tapi aku pengen tau ππ dengan modal sotoy ku ini aku memutuskan untuk ngambil SMK FARMASI karna aku akan membuat dunia Farmasi itu tidak seburuk yang kalian bayangkan guysss. Eiisstttt jangan pkir semudah itu aku masuk Farmasi, karena aku harus meyakinkan kedua orangtua ku terlebih dahulu dan harus melewati beberapa sidang sampai akhirnya aku dinyatakan boleh masuk SMK π π jadi saat itukan orangtua pengen aku masuk SMA didekat rumah aja krna wktu itu dan smpe skrg nggak ada SMK Farmasi didekt rumah. Harus berjarak 35 km baru ada SMK Farmasi jadinya itu membuat ku harus sedkit LDR dari orangtua padahal disitu kondisinya aku baru lulus SMP belum paham apa apa. Membuat ku harus punya seribu alasan seperti doi π untuk meyakinkan mereka bahwa aku bisa dan mampu π perlu susah dan payah dan akting nggak makan ala ala anak alay supaya dapat izin masuk SMK. Kemudian lolos lah aku dari semua itu smpai tiba aku mendftra SMk sendiri, tes kesehatan sendiri, dan daftar ulang aja hampir sendiri π walaupun sebenarnya aku sudah terbiasa sendiri ππ . Sampai akhirnya aku menjadi siswi di Salah satu SMF di kota Banjarbaru.
Kalud
Kalud mungkin itu satu kata yang menggambarkan aku saat ini, bingung ingin bercerita kepada siapa dan ingin didengar oleh siapa. Seperti ber...






















