Sebenarnya ada banyak hal konyol sebelum tiba di Jogja. Pertama teman ku kena musibah dan masuk RS, aku yang berniat menghabiskan waktu di Jogja selama 5 hari harus kandas dikarena kan jadwal yang tidak jelas padahal waktu itu aku sudah mesan tiket pulang dan tujuan pulang ku yaitu Jember namun aku harus merubah tujuan dan tanggal pulang ku yaitu Malang dan tanggal 15 Juli adalah tanggal aku kembali dan ketika memesan tiket berangkat petugas di bagian tiket bilang tiket yang kami pesan itu tempat duduk berhadapan jadi kami memilih duduk berhadapan bukan bersampingan tapi pada hari H kereta yang kami tumpangi itu duduk dengan mengarah pada satu arah dan tidak berhadapan sehingga membuat ku dan teman ku tidak satu bangku 😂 dan itu pasti agak sulit untuk kami karna sulit untuk sekedar berbicara. Dan saat kami tiba kami memilih berjalan kaki dari stasiun menuju ke guest house dan itu berjarak 5 km dari stasiun. Tiba di guest house kami meluruskan pinggang, kaki dan otak yang mulai letih. Kemudian kami memulai perjalanan kami ke Malioboro untuk memenuhi kebutuhan cacing di perut, kemudian setelah itu kami menuju Filosofi Kopi
Kemudian kami memilih untuk kembali ke guest house karna lelah perjalanan masih terasa dan memilih melanjutkan trip keesokan harinya.
Tgl 14/7/18 kami memulai perjalanan dari jam 6.30 tujuan kami yaitu Malioboro, karena kami ingin menikmati Malioboro di pagi hari karena itu akan jauh lebih sepi daripada suasana Malioboro di malam hari yang ramai dan padat.
Dan tujuan kami selanjutnya yaitu Candi Prambanan dan Ratu Boko karena ini adalah destinasi pertama ya kalian pasti tau lah seperti apa semangatnya.
Kemudian tujuan kami selanjutnya adalah Musium Batik dan cacing diperut kami mulai meronta sehingga kami memilih untuk makan mie ayam yang ramai di kunjungi di Jogja yaitu mie ayam Bu Tumini. Sedikit review mie ayam nya ini enak dan kalian harus sabar dalam mengantri untuk duduk saja perlu antri apalagi makan. Karna mie ayam nya bener bener enak jadi recomended lah untuk kalian para penggemar mie ayam. Setelah makan mie ayam kami melanjutkan perjalanan ke Museum Sonobudoyo, Museum Benteng Vredeburg, taman sari dan kami memutuskan untuk ke guest house karna tulang belulang dan kaki kami mulai meronta-ronta.
Oke guys ini sudah panjang dan aku cape kita lanjutakan di blog selanjutnya 🤗🤗🤗🤗🤗🤗













No comments:
Post a Comment